Tampilkan postingan dengan label tangerang selatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tangerang selatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 November 2021

Hujan Deras disertai Angin Kencang Mengakibatkan Pohon Tumbang Timpa Puluhan Motor Di Ciputat


Hujan lebat disertai angin kencang, mengakibatkan sebuah pohon tumbang menimpa puluhan motor yang berada dihalaman Parkir di Jalan Aria Putra, Ciputat, Kota Tangsel. Minggu (31/10/21) sore. 

"Tadi pas mau ashar ujan trus anginnya kan juga angin gede banget, tiba-tiba denger suara brug, pas ditengok pohon roboh ternyata" Ungkap Angga (21) saksi mata

Petugas Rescue Damkar Tangsel yang menerima laporan, langsung terjun ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

"Hari ini kami menerima laporan pohon tumbang, yang menelepon Damkar Penyelamatan Tangerang Selatan, maka kami meluncur kesini" Ujar M.Sigit Komandan Regu Bravo Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kota Tangsel

Proses evakuasi juga sempat terhambat akibat banyak nya ratusan semut yang mengerubuti para petugas. Selama kurang dari satu jam, pohon tua berukuran besar itu akhirnya berhasil dievakuasi.

"Dalam proses evakuasi sendiri kami memiliki kesulitan, dimana para petugas dikerubuti banyak nya hewan yang ada dipohon itu, salah satu nya adalah semut merah" Lanjutnya.

Beruntung, tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pasalnya, pohon besar itu menimpa saat sang pemilik dan keluarganya sedang berada di dalam rumah.

(Red-adi sahroji)

Selasa, 06 Juli 2021

Angka Covid-19 Meningkat, Karang Taruna Kedaung Bangun Posko Satgas Penanganan Covid-19

Angka Kasus Covid-19 semakin meningkat di Kota Tangerang Selatan. Karang Taruna Kelurahan Kedaung, Pamulang mendirikan Posko Satgas Covid-19. Selasa (6/7/21).

Posko Satgas covid karang taruna kedaung dengan mengusung tema" Membangun sinergitas dalam kepedulian Penanggulangan Covid 19" .

Posko ini di dirikan dan Bersinergi dengan Lsm Kami peduli lingkungan ( KPL ) dan Relawan antisipasi solidaritas bencana ( Rentan ) serta Aparatur pemerintahan.

Pembentukan Posko Satgas Covid karang taruna ini bertujuan untuk Memutus mata rantai covid dan membantu Warga yang terpapar Covid 19 isolasi mandiri (Isoman). tutur ketua satgas Covid 19 karang taruna kedaung Ahmad Azandi.

Allhamdulilah peresmian Posko satgas Covid 19 karang taruna ini d resmikan langsung Oleh bapak Camat kecamatan pamulang Bpk Mukroni.

Sebagai pemuda, kami sangat beruntung karena pada peresmian posko satgas karang taruna ini bisa langsung di hadiri oleh ; 
Bapak Mulyadi. SE ( lurah kedaung )
Hamzah wahyu imami. SH ( ketua Karang taruna kedaung )
Bapak Yayang bachtiar SE( Kpl Tangsel )
Bapak deni ( Wakil ketua DPD Rentan )
Bapak udin saprudin ( Bimas kedaung )
Bapak Ajat ( babinsa kedaung ) 
Serta Rt /Rw.

Dengan mengusung Tema" Membangun Sinergitas dalam kepedulian penanggulangan Covid -19" disaat situasi seperti ini , sebagai pemuda kita harus bisa mengambil langkah strategis untuk bersama-sama pemerintah saling bahu membahu memutus mata rantai Penyebaran Covid 19 dan Membantu Warga yang terpapar covid 19 yang melakukan Isoman Karena memang ketersediaan Kamar baik di Rs / Rsu sedang mengalami lonjakan akibat Penyebaran covid 19. Ujar Ahmad Azandi dalam sambutan nya.

Ahmad Azandi pun menambahkan. "Semangat pun semakin bergelora seakan bertambah Nya Energi positif, Ketika Bapak Wakil walikota Tangerang Selatan Bpk H .Pilar Saga Ichsan Turut hadir di sela sela kesibukan Nya".

Minggu, 16 Mei 2021

Warga Tangsel Buat Spanduk Protes untuk Pemudik: Jangan Sebarkan Virus di Kampung Kami


Sejumlah spanduk yang berisikan keresahan para warga kepada masyarakat yang tetap nekat mudik di tengah pandemi COVID-19, bertebaran di hampir seluruh wilayah Tangerang Selatan. 

Spanduk yang juga menjadi bentuk protes warga tersebut terlihat di sejumlah wilayah, seperti wilayah Pamulang, Ciputat, Ciputat Timur, hingga Pondok Aren.

Mayoritas spanduk buatan warga tersebut bertuliskan imbauan kepada pemudik agar bertanggung jawab dan tidak takut untuk melakukan tes usab atau swab test dan isolasi mandiri. 

Tujuannya, semata-mata untuk menghindari terjadinya penularan COVID-19. 

Seperti yang tertulis pada spanduk yang terpasang di sekitar Jalan Ki Hajar Dewantara, Ciputat.
"Ente berani mudik. Lokan be, ora berani swab. Jangan sebarkan virus di kampung ane," tulis warga pada selembar spanduk yang ditempelkan di pagar jalanan.

Ketua RW 09 Kelurahan Ciputat, Cecep Supriatna menjelaskan spanduk yang berisikan protes warganya itu dibuat karena adanya rasa kekhawatiran atas terjadinya pelonjakan kasus COVID-19 pascamudik lebaran 2021.

"Sesuai dengan arahan Menko PMK Muhajir Efendi, yang mewajibkan pemudik yang kembali ke tempat perantauan harus isolasi mandiri selama 5 x 24 jam," tutur Cecep, Minggu (16/5/2021).

Selain itu, wajib juga para pemudik beserta keluarganya untuk melakukan pemeriksaan COVID-19. 

"Untuk mengikuti Rapid test atau swab antigen. Sehingga dapat diketahui kondisi mereka," terangnya.

Ia berharap, agar spanduk tersebut dapat mengingatkan para pemudik yang telah nekat pulang ke kampung halaman untuk mematuhi regulasi yang ada. 

"Kita berharap bagi masyarakat yang pulang mudik mematuhi regulasi tersebut guna mengantisipasi dan mencegah penularan virus Corona atau COVID-19," pungkasnya.

GERAKAN RAKYAT INDONESIA BERSATU DPC TANGSEL KUTUK KERAS KEKEJAMAN ISRAEL ATAS PALESTINA


Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Marhadi mengutuk keras penyerangan Israel terhadap warga sipil Palestina, seperti yang tengah menjadi sorotan.

Mardex sapaan akrabnya menyatakan, Pemerintah Indonesia sepatutnya hadir melalui diplomasi terhadap kekejaman yang masih terus berlanjut, layaknya beberapa video video yang tersebar di dunia maya belakangan ini.
"Bahwa kami Grib DPC Tangsel atas nama kemanusiaan mengutuk keras kekejaman Israel yang melakukan serangan ke Palestina hingga menyebabkan banyaknya korban warga sipil baik dewasa dan anak anak," kata Mardex kepada Awak Media saat ditemui. Sabtu 15 Mei 2021.

"Kami berharap agar Pemerintah Indonesia dapat ikut serta dalam hal menghentikan kekejaman Israel, tentunya secara diplomasi. Karena tidak harus menjadi seorang muslim untuk mengutuk kekejaman Israel tersebut, tapi cukuplah menjadi seorang manusia," tambahnya.

Penyerangan yang dianggap brutal ditengah Hari Kemenangan Idul Fitri 1442 Hijriah tersebut, kata Mardex, membuktikan bahwa Israel telah kehilangan rasa kemanusiaan, dan toleransi terhadap umat muslim di Palestina.

"Penyerangan yang membabi buta tersebut, adalah bukti bahwa mereka (Israel) telah kehilangan rasa kemanusiaan. Terlebih, di Hari Raya Idul Fitri pun mereka masih melakukan penyerangan. Mereka tidak memiliki rasa toleransi terhadap umat muslim yang ada di Palestina," tegas Mardex.

Seperti dikutip dari laman Pikiran Rakyat Tasikmalaya , penyebab utama dalam kerusuhan baru-baru ini adalah pemukim Yahudi yang mengusir warga Palestina dari rumah mereka.


Kamis, 01 April 2021

Polres Tangsel Siap Antiseptik Potensi Gangguan Keamanan Selama Paskah

Polresta Tangerang Selatan (Tangsel) berupaya melakukan penebalan pengamanan terhadap potensi gangguan keamanan selama perayaan Trihari Suci dan Paskah. Hal itu dilakukan dengan melakukan penjagaan dan pengawasan di gereja-gereja yang digunakan untuk beribadah umat Kristiani.

“Kami ada penebalan pengamanan di semua gereja dan tempat ibadah yang digunakan untuk perayaan Trihari Suci dan Paskah. Karena kebetulan hari Jumat, Sabtu, Minggu, maka sekitar 200 personel gabungan polres dan polsek. Belum termasuk TNI,” kata Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin kepada wartawan, Rabu (31/3/2021).

Selain akan melakukan penebalan di gereja dan tempat ibadah, Iman menambahkan, Polresta Tangsel juga akan melakukan patroli rutin diseluruh wilayah Kota Tangsel.

“Ada yang memang penjagaan, standby di gereja-gereja atau rumah ibadah. Kemudian ada juga yang patroli, keliling. Namun secara rinci dimana lokasi dan titik-titik pengamannya, termasuk dengan melibatkan masyarakat dan pemuka agama,” ujar Iman.

Sementara itu, Polres Metro Tangerang juga mengaku siap melakukan penjagaan dan pengawasan gereja-gereja yang ada di Kota Tangerang. Hal ini mengantisipasi kemungkinan adanya gangguan sosial di masyarakat khususnya di wilayah tempat ibadah.

“Kita sejauh ini telah melakukan koordinasi dengan pengelola, pengurus dan romo serta pastor di gereja yang ada di Kota Tangerang terkait masalah pengamanan jelang perayaan Paskah, termasuk melibatkan muda-mudi gereja. Selain itu kita akan tingkatkan patroli rutin di masyarakat untuk mencegah kerawanan kejahatan,” kata Kasubag Humas Polres Metro Kota Tangerang, Kompol Abdul Rachim.

Sumber : Beritasatu.com

Jumat, 19 Maret 2021

Ilham Saputra dan Airin Rachmi Diany Resmikan Gedung KPU Tangsel

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi memiliki gedung baru. Kantor yang berada di Jalan Raya Serpong Nomor 1, Kecamatan Setu, Tangsel ini diresmikan secara langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Ketua KPU RI Ilham Saputra bersama Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, Jumat (19/3/2021).

Dalam peresmian tersebut, turut mendampingi Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Kapolres TangselAKBP Iman Imanudin serta Dandim 0506 Tangerang Kolonel Inf Bambang Hery Tugiyono.

Dalam sambutannya, Ilham berterima kasih dengan hadirnya gedung baru bagi KPU Kota Tangsel. Menurut dia dukungan infrastruktur yang diberikan pemerintah kota dan DPRD harus di respon dengan kinerja yang baik oleh KPU Kota Tangsel. “Tentu ini memicu kami, terutama KPU Kota Tangerang Selatan untuk bisa bekerja lebih maksimal bekerja lebih baik, mempertahankan kinerja yang sebelumnya,” ujar Ilham.

Ilham pun melihat gedung empat lantai sebagai kantor yang megah yang diberikan kepada KPU Kota Tangsel. Dia berharap pelayanan kepada masyarakat maupun partai politik bisa juga lebih baik. “KPU dalam UU disebutkan sebagai lembaga yang independen, penyelenggara pemilu yang mampu melayani masyarakat dalam konteks penyelenggara pemilu. Tentu saja dengan tetap menjaga independensi,” tambah Ilham.

Sementara itu Airin Rachmi Diany menerangkan proses pembangunan Kantor KPU Kota Tangsel yang telah berlangsung selama tiga tahun. Selama proses itu ada proses penyusunan anggaran yang membuat gedung baru bisa selesai pada 2020.”Karena Kota Tangerang Selatan merupakan daerah baru maka kami harus membuat skala prioritas. Dan Alhamdulillah gedung baru telah selesai makanya peresmiannya baru sekarang,” ujar Airin.

Airin pun bersyukur proses demokrasi di Kota Tangsel selalu berjalan dengan aman dan damai. Termasuk pada Pemilihan 2020 lalu yang terwujud berkat dukungan semua pihak. “Pilihan boleh berbeda tetapi sekali lagi Tangerang Selatan adalah rumah dan kota kita bersama,” tambah Airin.

Ketua KPU Kota Tangsel M Taufiq MZ bersyukur dengan fasilitas gedung yang disediakan oleh Pemerintah Kota Tangsel. Menurut dia apa yang didapat hari ini merupakan buah dari komunikasi yang baik antara KPU dengan pemerintah tidak hanya saat ini tapi telah terjalin sejak periode kepemimpinan sebelumnya.

Dia menegaskan fasilitas yang baik tentu akan membuat kerja KPU Tangerang Selatan lebih aman dan tenang, serta mendukung kerja dan koordinasi dengan seluruh elemen termasuk para penyelenggara ad hoc.

Tidak kalah penting, sebagai ungkapan penghargaan atas dedikasinya, disalah satu ruangan gedung, tepatnya aula disematkan nama Ketua KPU Tangsel 2018-2020 Bambang Dwitoro yang wafat pada Desember 2020 silam. Menurut dia apa yang telah dilakukan oleh almarhum sangat besar bagi organisasi dan demokrasi di Tangsel.

Turut hadir dalam peresmian ini,  Anggota KPU Tangsel, Ketua dan Anggota KPU Provinsi Banten serta Ketua dan Anggota KPU Kabupten/Kota di Provinsi Banten. 

Peresmian kantor dilakukan dengan pengguntingan pita oleh para tamu. Dan diakhiri dengan memantau ruangan yang ada di gedung berwarna abu-abu tersebut. (red/fid)

Selasa, 16 Maret 2021

Richan Oktafianto Resmi Dilantik Menjadi Ketua PC PPM Kota Tangsel

Bertempat Di gedung aula Batalyon Kavaleri 09 Cobra Serpong,Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Panca Marga (PC PPM) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Richan Oktafianto dan jajaran telah resmi dilantik Ketua Pimpinan Daerah (PD) PPM Provinsi Banten, Kota Tangsel, Minggu (14/3/2021).

Acara yang tetap berpedoman pada protokol kesehatan Covid-19, diawali dengan prosesi pelantikan, pembacaan Surat Keputusan (SK) dan penyerahan Pataka PPM untuk dikibarkan di seluruh wilayah Kota Tangsel.

Usai dilantik, Ketua PC PPM Kota Tangsel, secara serentak melantik kepengurusan 7 (tujuh) Pimpinan Ranting (PR) PPM, yaitu Ranting Kecamatan Pamulang, Ranting Kecamatan Setu, Ranting Kecamatan Serpong, Ranting Kecamatan Serpong Utara, Ranting Kecamatan Ciputat Timur, Ranting Kecamatan Ciputat dan Ranting Kecamatan Pondok Aren.


Dalam sambutannya, Richan menyampaikan rasa terima kasihnya, karena telah dipercaya mengemban amanah memimpin PPM di Kota Tangsel dan telah dilantik.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ayahanda Didi mewakili ketua DPC LVRI Kota Tangsel, serta ketua PD PPM Banten yang telah melantik. Ini merupakan momen bersejarah bagi PPM Kota Tangsel bersama 7 PR PPM se Kota Tangsel yang telah saya lantik dan kami siap mengibarkan panji-panji PPM di Kota Tangsel serta siap bersinergi dengan Pemerintah Daerah, TNI dan Polri,” ujar Ketua PC PPM Kota Tangsel.

Sementara Ketua DPC LVRI Kota Tangsel yang diwakili oleh Wakil Ketua, Ayahanda Didi mengucapkan selamat atas dilantiknya PC PPM Kota Tangsel dan 7 PR PPM serta menegaskan kembali bahwa PPM tegak lurus dibawah naungan LVRI.

“Ucapan selamat kepada Ananda Richan sebagai ketua DPC PPM Kota Tangsel, serta 7 PR PPM se Kota Tangsel, disertai apresiasi karena PPM tetap tegak lurus dibawah naungan LVRI, jagalah selalu agar senantiasa satu komando sesuai kebijakan DPP LVRI, kami hanya mengakui PPM hasil munaslub dibawah kepemimpinan ananda Berto Izaak Doko,” tegas Ayahanda Didi

Walikota Tangsel yang diwakili Assiten Daerah (Asda I) Rahmat Salam, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar PPM Kota Tangsel dibawah naungan LVRI wajib membantu Ayahandanya dalam meneruskan cita-cita veteran dan pejuang RI.

“PPM Kota Tangsel wajib membantu Ayahadanya mewujudkan apa yang telah diperjuangkan para veteran dan pejuang. Kami pemerintah melalui Kesbangpol siap bersinergi bersama-sama PPM memikirkan serta melaksanakan gerak pembangunan di Kota Tangsel,” ucap Asda I

Menyampaikan sambutan juga Danyon 09 Cobra, Letkol Mahkdum Habiburahman, mewaliki Dandim 0506/TGR berharap agar PPM Kota Tangsel bersama 7 ranting yang telah dilantik senantiasa dapat menjaga nama baik Panca Marga sebagai kode etik kehormatan sumpah Veteran, serta maksimalkan sinergi kepada dewan pembina dan pemerintah Kota Tangsel.

Senada dengan Danyon 09 Cobra, Wantimcam PPM Kota Tangsel, Ucok Siagian berharap PPM Kota Tangsel mampu menjaga nama baik dan kehormatan Panca Marga dan LVRI, serta meningkatkan sinergitasnya dengan dewan pembina dan pemerintah sambil mengajak secara bersama-sama memajukan Kota Tangsel.

Sambutan penutup yang disampaikan oleh Ketua PD PPM Banten, Chandra Mahar Dhika berpesan agar sinergitas PPM dengan dewan pembina dan pemerintah dilakukan dalam karya dan kerja nyata demi kebangkitan ekonomi daerah dapat segera terwujud.

Dipenghujung sambutannya, Chandra menyampaikan bait pantun :

Tali Kapas Tali Kawat
Pohon Randu Buahnya Lebat
Kalau Pemuda Panca Marga Kuat
Pemerintah Tangsel-pun Akan Hebat

Puteri Cantik Suka Berdandan
Hendak Pergi Kearah Selatan
Jadilah Pemuda Panca Marga Teladan
Berbuat Baik Disegala Medan

Acara yang dihadiri Ketua DPC LVRI Kota Tangsel, diwakili oleh wakil ketua, Ayahdan Didi, Walikota Tangsel, diwakili Asda I, Rahmat Salam dan Kepala Kesbangpol, Danyon 09 Kav Cobra, Letkol Mahkdum Habiburahman, mewakili Dandim 0506/TGR, yang mewakili Kapolres Kota Tangsel, Jajaran PD PPM Banten, Watimda Banten, Ketua PC PPM Kabupaten Tangerang, Sururi, Ketua PC PPM Kabupaten Serang, Suherman, Ketua PC PPM Kota Cilegon, Hj Fitri, Ketua FKPPI Kota Tangsel, Agus, ditutp dengan doa dilanjutkan ramah tamah.


Minggu, 07 Maret 2021

Badan Musyawarah Kota Tangerang Selatan Menggelar Rapat Pleno Terbatas

Badan Musyawarah Tangsel, yang lebih dikenal dengan Bamus Tangsel mengadakan Rapat Pleno Terbatas yang dipimpin langsung oleh Ketua Umumnya Julham Firdaus dengan mengikuti Protokol Kesehatan yang diberlakukan. Acara diadakan di Aula Yayasan Darussalam, kekurahan Cimanggis kecamatan Ciputat, kota Tangerang Selatan, Jumat 5 Maret 2021, Malam.

Acara diikuti oleh para pengurus pusat DPP Bamus Tangsel, Sekjend Bamus Tangsel, para wasekjend, para wakil ketua, Srikandi Bamus, dan juga para ketua DPW dari 7 kecamatan di kota Tangerang Selatan, nampak hadir mengikuti kegiatan rapat pleno terbaras DPP Bamus Tangsel.

"Sengaja kita adakan terbatas melihat situasi dan kondisi saat ini dengan situasi Pandemi dan juga kita harus mendukung langkah langkah Pemerintah Pusat dan Daerah seperti Kota kita Tangerang Selatan yang sedang terus bergerak memerangi pandemi Covid-19 kita dukung gerakan Tangsel Bermasker ini juga satu upaya mengurang penularan." pungkas Ketua Panitia dan Juga Sekjen Bamus Tangsel Taufik Hidayat.

Rapat pleno Bamus kali ini adalah merupakan rapat yang diadakan oleh para pengurus pusat yang diikuti oleh seluruh perangkatnya termasuk Dewan Pembina, Dewan pertimbangan dan Badan-Badan Kelengkapan seperti para ketua DPW, bendahara umum, serta perwakilan Srikandi, dengan maksud menghasilkan sebuah keputusan Musyawarah untuk mufakat.

Dalam sambutan serta penjelasannya yang di sampaikan oleh ketua umum Bamus Tangsel Julham Firdaus, HM, ia nengatakan bahwa rapat pleno ini di gelar untuk kepentingan marwah organisasi Bamus Tangsel, untuk mengisi kekosongan dan menetapkan para pimpinan Dewan Pengurus Wilayah tingkat Kecamatan DPW Bamus Tangsel.

"Amanah organisasi yang harus saya jalankan dengan mendelegasikan kepada DPP untuk mengisi kekosongan pejabat wilayah di beberapa wilayah seperti Ciputat, Pamulang dan Setu dikarenakan ada kebutuhan struktural dari DPP ,penyerahan SK ini bukti bahwa legalitas BAMUS secara Pemerintah Aturan secara Organisasi sudah berjalan secara berkesinambungan agar ketua wilayah bekerja sesuai tupoksinya untuk mendampingi masyarakat serta membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan untuk kemajuan Kota Tangerang Selatan yang Humanis," ujar Julham Firdaus.

Julham Firdaus juga menambahkan tentang pimpinan pemerintahan daerah Kota Tangsel yang baru dan sikap BAMUS kedepan bahwa "dengan keputusan hukum yang sudah ditetapkan dan dengan hasil Pilkada Tangsel kemarin BAMUS sangat mengapresiasi kepada KPU ,Bawaslu ,TNI ,POLRI dan SATPOL PP serta masyarakat dan elemen organisasi lainnya karena Pilkada Tangsel telah berjalan secara aman dan kondusif, Kami berkomitmen untuk mengawal Pemerintahan terpilih Kota Tangsel yang telah diputuskan oleh MK dan KPU mengawal dalam pengawasan dan kebijakan yang selalu dapat dirasakan oleh pemerintah, pada pokoknya BAMUS akan menjadi Partner atau mitra dari Pemerintah Daerah Kota Tangerang selatan yang siap memberikan masukan dan gagasan untuk kemajuan Kota ," tambah Julham Firdaus.

Dalam Rapat Pleno terbatas ada beberapa ketua DPW BAMUS yang kosong salah satunya wilayah Ciputat namun kini dalam Rapat tersebut DPW BAMUS wilayah Ciputat sudah diisi oleh Saudara Abdul Aziz yang tadinya Waketum di DPP Bumus Kini menjadi Ketua DPW BAMUS wilayah Ciputat.

"Sesuai apa yang diutarakan Ketum Bamus tadi begitu juga dengan DPW Ciputat kita akan bersinergi dengan Pemerintah Daerah kususnya wilayah Ciputat karena saya telah diamanahkan sebagai ketua DPW BAMUS CIPUTAT untuk kedepan semoga saya amanah dalam menjalankan tugas ini , untuk masalah revitalitasi masalah pasar Ciputat ,Bamus akan bekerja sesuai tupoksi sebagai pengawasan kita akan bersinergi kepada elemen elemen organisasi masyarakat yang ada di wilayah Ciputat untuk menjadikan Ciputat lebih baik lagi kedepannya," Pungkas Abdul Azis.

(Jurnalis Tangsel / Tim Jaguar)

Kamis, 25 Februari 2021

Kecelakaan Maut di Pondok Cabe Tangerang Selatan, 3 orang meninggal dunia terlindas Truk.

Kecelakaan maut terjadi di Pondok Cabe, Tangerang Selatan pada Kamis, 25 Februari 2021. Dua balita diketahui tewas dalam kecelakaan tersebut.

Peristiwa itu berawal dari dua motor yang bersenggolan saat sedang melaju di Jalan Pondok Cabe. Salah satu motor yang berisi empat orang terdiri dari dua orang dewasa dan dua balita terjatuh setelah disenggol motor lainnya. Saat terjatuh ada truk melintas mengakibatkan mereka semua masuk ke dalam kolong truk.

"Yang kecil kayaknya usianya belom ada dua tahun yang satu lagi kayaknya lima tahun, saya lihat empat orang satu motor itu masuk ke kolong truk tapi yang terlindas dua anak kecil," Ungkap warga sekitar. 

Saat ini, kedua korban meninggal dibawa ke RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan. Lalu lintas di kedua arah saat ini terpantau padat.

Sementara Kanit Lakalantas Polres Tangerang Selatan Inspektur Satu Budi Irawan mengatakan bahwa saat ini dua korban yang luka dalam kecelakaan maut itu dibawa ke rumah sakit Bhineka Bakti Husada untuk mendapatkan penanganan medis namun nyawa sang Ibu tidak dapat tertolong. "Sementara petugas saat ini sedang olah tempat terjadinya perkara," kata Budi.

Sementara hasil informasi yang kami dapat bahwa korban Warga Jl.Kayu Putih 2 Pondok Cabe Tangerang Selatan.

Senin, 25 Januari 2021

Penggali Kubur di TPU Jombang Tangsel Mogok Kerja, Begini Faktanya ;

Sejumlah penggali kubur khusus pasien COVID-19 di TPU Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dilaporkan mogok kerja. Mereka protes spontan, karena upahnya belum dibayar.

Kepala TPU Jombang, Tabroni mengatakan, hal itu terjadi karena ada miskomunikasi. Para pekerja mengira bayaran harian mereka tidak cair. Padahal, ada pergantian sistem pembayaran bagi para penggali kubur, dari harian menjadi mingguan.

"Tidak ada mogok. Hanya mis (miskomunikasi) aja. Biasa harian, sistem lama. Mau dibuat mingguan, sistem baru," kata Tabroni kepada SINDOnews diTPU Jombang, Ciputat, Tangsel, Senin (25/1/2021).

Para pekerja penggali kubur mendapat bayaran setiap lubang yang dibuat. Untuk setiap satu lubang, dibutuhkan lima pekerja dan dihargai Rp1 juta. Dalam sehari, mereka bisa menggali 5 lubang, dengan penghasilan Rp1 juta per orang.

"Per lubang Rp1 juta. Per Senin ini, dibuat per minggu. Hanya minta kepastian, jika per minggu. Sehari bisa Rp1 juta per satu orang. Ada mis saja. Biasa harian, diubah ke mingguan. Hitungannya tetap sama, per lubang," katanya.

Dilanjutkan Tabroni, informasi adanya perubahan sistem pembayaran dari harian ke mingguan itu memang mendadak.

"Ya, mendadak. Normal bang (tidak ada mogok). (Sekarang) galinya pakai beko. Jadi mereka hanya urug saja. Sudah agak ringan. Beko semua sekarang. Dari April sudah pakai beko," kata Tabroni.

Sumber : SindoNews

Minggu, 24 Januari 2021

#viral video pesawat jatuh dan terbakar di Bandara Pondok Cabe, ini faktanya ;

Video berdurasi 22 detik memperlihatkan kobaran api dengan asap hitam pekat mengepul ke udara pada Minggu (24/1/2021).

Kobaran api tersebut diketahui berada di area landasan pacu Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten.

Video yang akhirnya viral di media sosial itu menarasikan bahwa kobaran api itu setelah diduga ada pesawat yang terjatuh dan terbakar. 

Pengendara yang merekam video tersebut mengatakan bahwa benda yang terbakar merupakan sebuah pesawat yang jatuh saat terbang di atas Bandara Pondok Cabe.

"Terjadi kebakaran pesawat di lapangan (terbang) Pondok Cabe yang jatuh saat terjun bebas. Waduh, waduh, waduh," ujar pengendara tersebut.

Menaggapi video yang viral tersebut, Team Leader Airport Rescue Firefighter (ARFF), Yogi Prasetya, membantah bahwa kejadian tersebut merupakan kebakaran pesawat yang jatuh di landasan pacu Bandara Pondok Cabe.

"Dipastikan hoaks. Itu adalah salah satu program latihan rutin kami," ujar Yogi dikutip dari Kompas.com, Minggu (24/1/2021) malam.

Menurut Yogi, saat itu unit ARFF Bandara Pondok Cabe tengah melakukan latihan penyelamatan dan pemadaman kecelakaan pesawat.

Ia menyayangkan warga yang merekam video tersebut dengan narasi bahwa ada pesawat jatuh hingga terbakar di Bandara Pondok Cabe.

"Unit ARFF pada saat itu sedang melakukan latihan pemadaman dan menggunakan media api. Itu sudah menjadi agenda mingguan," ucap Yogi.

Menurut Yogi, benda yang terbakar itu bukan pesawat, melainkan tumpukan ban di dalam tong khusus dalam rangka simulasi pemadaman.

"Yang digunakan ialah ban bekas, dibakar dengan solar," kata Yogi.

Sumber : Kompas

Sabtu, 23 Januari 2021

Kabel Semrawut serta Menjuntai Di Kedaung Pamulang, Tangerang Selatan yang Meresahkan Masyarakat

Kabel menjuntai di Kedaung Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), disambut keluhan warga. Sabtu (23/1/2021) 

Sebelumnya, warga mengeluhkan soal jalinan kabel yang menjuntai dari satu tiang ke tiang lain. Kabel itu menjuntai hingga hampir mengenai kepala warga. Pemandangan itu terlihat di Jalan Masjid Darussalam Kedaung, Pamulang Tangsel, kabel yang tersambung antar tiang itu berada tepat melintang di atas jalan, tetapi juntaiannya cukup rendah.

Salah satu warga, Ishak Yahya, mengeluhkan kondisi tersebut. Dia khawatir kabel tersebut terus menjuntai turun, bahkan hingga jatuh.

"Iya ini mah udah lama banget nggak tahu tuh belum dibenerin sampe sekarang. Udah lama kayak gitu. Kalau ada mobil box atau truk pasti nyangkut dan di akalin didorong pake galah karena kabel nya kalo dari tanah diperkirakan cuma 2 meter ketinggian nya" Pungkas Ishaq Yahya.

Ishak Yahya menambahkan Kabel yang berada di Jalan Masjid Darussalam Kedaung ini sangat meresahkan banyak pengguna jalan. Sering kali kendaraan, khususnya mobil box dan truk, yang tersangkut menjadi keresahan utama warga sekitar, bahkan yang ditakuti kalau misalnya sampe putus gimana.

Warga lainnya Arree, juga menyebut kabel yang menggantung sudah terlalu banyak. Dia berharap ada perbaikan agar kabel tak membuat mobil atau bahkan truk banyak yang tersangkut kabel lagi nantinya.
"Cepet-cepet deh diperbaikin, serem soalnya nggak sekali-dua kali aja ini mah mobil yang nyangkut," sebut Arree.

Jumat, 22 Januari 2021

Kabar Duka, Sukarya Ketua Komisi II DPRD Tangerang Selatan Meninggal Dunia



Sukarya, Ketua Komisi II DPRD Tangerang Selatan (Tangsel), meninggal dunia hari ini, Jumat (22/1/2021).

Ketua Fraksi Golkar di DPRD Tangsel, Moch Ramlie, mengatakan, pihaknya merasa berbelasungkawa dan kehilangan atas kepergian almarhum.

Ramlie memastikan, Sukarya meninggal bukan karena Covid-19, melainkan karena penyakit lain.

"Ya kita selaku Fraksi Partai Golkar sangat kehilangan sekali atas berpulangnya beliau," ujar Ramlie saat dikonfirmasi. 

Ramlie mengenang sosok Sukarya sebagai anggota dewan yang bisa diandalkan di berbagai bidang.

"Karena termasuk beliau itu merupakan tenaga yang diandalkan di Fraksi Golkar. Andalan Fraksi Partai Golkar di semua bidang," kata Ramlie.

Pendiri Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tangsel itu, memiliki peran besar di DPRD.

"Apapun bentuknya memang almarhum kita berikan kepercayaam dan punya peran sangat besar sekali," ujarnya. 

Sebagai politikus senior di Golkar Tangsel, Sukarya terkenal karena loyalitasnya yang tinggi.

"Dan memang integritas dan loyalitasnya terhadap partai cukup tinggi, militansinya cukup tinggi," pungkas Ramlie.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Sumber: Tribun Jakarta


Senin, 18 Januari 2021

Kisah pilu seorang anak berusia 10 tahun yang hidup sebatang kara akibat ganasnya Virus Covid-19


Sungguh malang nasib Aisyah Alusa. Anak usia 10 tahun itu kini hidup sebatang kara setelah sang ibu, Rina Darmakusumah (44) meninggal dunia pada Sabtu (16/1/2021) akibat reaktif Covid-19.

Ironisnya lagi, siswi kelas 4 SDN di wilayah Serua Ciputat itu kini dinyatakan positif Corona dan harus menjalani karantina di Rumah Lawan Covid (RLC-19) Kota Tangerang Selatan, Ciater Serpong.

Sementara, sang ayah sudah meninggal dunia delapan tahun silam. Keluarga Aisyah merupakan muallaf dan sudah empat tahun tinggal di sebuah kontrakan di Jalan Bhayangkara blok E 26 No 15, RT 01/18 Kelurahan Benda Baru Kecamatan Pamulang.

Ketua RW 18 Kelurahan Benda Baru Marliansyah A Baset, menuturkan, ibunda Aisyah yakni Almarhumah Rina adalah seorang muallaf. Dia sengaja memisahkan diri setelah muallaf karena keluarga mereka di Kedoya tidak setuju dengan tindakannya pindah agama.

Semasa hidupnya, demi untuk memperjuangkan anak semata wayang, almarhumah Rina bekerja sambil berjualan bisnis online.

“Semua barang milik tetangga dibantu dijual oleh almarhumah dengan berbekal motor tua Vario peninggalan suaminya,” tutur Baset kepada wartawan , Minggu (17/1/2021).

Namun, Allah SWT berkata lain. Baset menceritakan, perjuangan Rina hanya kandas akibat reaktif Covid-19. Terlebih saat ini menurut data Dinas Kesehatan Kota Tangsel, kasus Covid-19 telah melonjak hingga 35,40 persen. “Covid-19 telah menghentikan perjuangan almarhumah Rina,” tuturnya.

“Selamat jalan Bu Rina, Insya Allah Aisyah akan segera sembuh dan dapat melanjutkan perjuangan mu…aamiin,” ucap Baset.

Sementara, Aisyah yang kini hidup sebatangkara telah dilarikan ke rumah lawan Covid-19 di kawasan Tandon Ciater Serpong setelah hasil swab di RS Siloam Hospital dinyatakan positif Covid-19.

Ditanya soal sikap Baset beserta warga terhadap nasib hidup Aisyah ke depan, Baset mengungkapkan pihaknya akan menampung Yatim Piyatu tersebut dan akan menjamin seluruh biaya hidupnya.

“Insya Allah Aisyah akan saya tampung termasuk biaya pendidikan nya ke depan, untuk sekarang kita doakan semoga Aisyah lekas sembuh,” jawabnya.

Pihaknya juga akan terus memantau perkembangan Aisyah selama menjalani karantina mandiri di RLC. “Dari kita akan mantau setiap hari kesana sambil nganter makanan kesukaan dia,” pungkasnya.

Rabu, 13 Januari 2021

Puluhan Ribu Warga Miskin dan Rentan Tangsel tak Dapat BST

Sebanyak 70 ribu masyarakat miskin dan rentan yang ada di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) tidak mendapatkan bantuan sosial tunai (BST) senilai Rp 300 ribu dari Kementerian Sosial pada pembagian Januari 2021. Kepala Dinas Sosial Kota Tangsel, Wahyunoto Lukman mengatakan, hal itu lantaran adanya sejumlah kendala pada proses input data. 

Berdasarkan catatan Dinsos Tangsel, ada sekitar 160 ribu keluarga (KK) yang diusulkan oleh Dinsos Tangsel ke Kemensos sebagai calon penerima BST. Namun hanya 90.173 keluarga (KK) yang pada akhirnya meberima BST periode Januari 2021 ini. Artinya sekitar 70 ribu KK terancam tidak memperolehnya.

"Usulan Pemkot Tangsel, total dari DTKS (Data Terpadu Keluarga Sejahtera) 53 ribu an dan Non DTKS sekitar 101.000. Jadi total kurang lebih 160 ribuan usulan. Yang diterima baru 90 ribuan, karena bertahap," kata Wahyu, Rabu (13/1/2021).

Wahyu menjelaskan, adanya hambatan yang dialami, baik dalam proses input data maupun kendala server. Menurut penuturannya, penginputan data penerima bansos tidak mudah, terlebih terjadi transformasi bansos dari bentuk sembako menjadi tunai.

Dia menyebut, 90.173 KK yang terdaftar menjadi penerima BST merupakan data yang sudah terinput sejak awal. Adapun data sebanyak 70 ribu KK yang tidak terdaftar sebagai penerima BST masuk dalam gelombang terakhir proses penginputan. "90 Ribuan KK itu usulan dari awal, karena sejak transformasi dari bantuan pangan menjadi BST, kita harus menginput data ke Kemensos sejak akhir Desember 2020. Maka bertahap," terangnya.

Terkait data, Wahyu menambahkan, adanya data keluarga penerima manfaat (KPM) yang menerima bantuan double. Menurut penjelasannya, masyarakat hanya boleh mendapatkan satu jenis bantuan saja. Sehingga mereka yang terdaftar mendapatkan bantuan double terhapus.

Adapun kendala server terjadi seiring dengan banyaknya data se-Indonesia yang diinput di dalam sistem yang dimiliki Kemensos. Wahyu melanjutkan, meski kondisinya demikian, dia mengatakan masih terbuka terhadap adanya perubahan maupun penambahan jumlah penerima BST di wilayah Tangsel. Namun, hal itu baru bisa terealisasi setelah proses pencairan pada periode Januari 2021 selesai.

"Perubahan dan penambahannya setelah pencairan bulan Januari, akan diproses lagi jika ada data yang memang valid belum diakomodir," kata dia.